Buscador de Noticias Mundial. La mas completa informacion para todos los usuarios en todos los idiomas.



Tasyukuran Hari Jadi Kota Tegal Ke-437 Tahun Berjalan Meriah

BANTUAN SEPEDA: Wali Kota Tegal, KMT Hj Siti Masitha Soeparno saat memberikan batuan sepeda dalam Tasyukuran Hari jadi Kota Tegal ke 437 di Pendopo Ki Gede Sebayu. (suaramerdeka.com / dok)

BANTUAN SEPEDA: Wali Kota Tegal, KMT Hj Siti Masitha Soeparno saat memberikan batuan sepeda dalam Tasyukuran Hari jadi Kota Tegal ke 437 di Pendopo Ki Gede Sebayu. (suaramerdeka.com / dok)

TEGAL, suaramerdeka.com - Acara Tasyukuran Hari jadi Kota Tegal ke 437  di Pendopo Ki Gede Sebayu, benar benar meriah dan penuh dengan prestasi yang telah dihadirkan Wali kota Tegal, KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno selama tiga tahun kepemimpinannya, baik prestasi secara individu maupun untuk pembangunan yang muaranya bagi kesejahteraan masyarakat.

“Syukur Alhamdulillah pada malam hari ini kita masih bisa bersilaturahmi bersama, dalam acara tasyakuran hari jadi Kota Tegal yang ke 437 tahun 2017. semoga silaturahmi kita akan terus ter-jalin dan  selalu berbuah kebaikan bagi kita sekalian. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa tasyakuran ini adalah bagian dari rangkaian acara hari jadi Kota Tegal. tentu ini menjadi manifestasi dari rasa syukur kita, atas semua yang telah kita terima dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa,sehingga Kota Tegal senantiasa dipayungi keselamatan, kedamaian dan keberkahan,” ungkap Wali Kota.

“Tema besar pada peringatan hari jadi Kota Tegal ini adalah Hayuh terus mbangun, aja nganti mandeg.  Tema ini dipilih semata untuk memberikan semangat kepada kita semua, untuk terus bekerja pada bidang dan profesi masing-masing, dan jangan pernah berhenti. semua itu demi terus meningkatnya pembangunan di Kota Tegal ini,” tambah Wali Kota.

Pembangunan akan berjalan maksimal jika Pemerintah dan masyarakat berjalan bersama, ini sebagaimana diungkapkan oleh Walikota Tegal ketika pertama kali datang ke Kota Tegal.

“Sayapun akan terus bergerak dalam menjalankan tugas dan kewajiban saya. karena sampai saat ini saya masih memegang komitmen awal saya, bahwa saya datang ke Kota Tegal untuk membangun, sehingga saya akan melanjutkan seluruh program pembangunan yang sudah saya mulai, termasuk saya siap untuk melanjutkannya pada periode selanjutnya,” ungkap Walikota.

“Syukur Alhamdulillah, di usia yang ke-437 ini Kota Tegal telah mengalami banyak perubahan yang bersifat positif di banyak sektor. Di sektor fisik kami memberikan penekanan pada tersedianya sarana dan prasarana yang menjadi kebutuhan masyarakat banyak. seperti pembangunan dan renovasi jalan berikut pedestrian, penambahan jumlah penerangan jalan umum, pembangunan polder baru sebagai solusi banjir, revitalisasi PAI sebagai obyek wisata kebanggaan Kota Tegal, renovasi beberapa taman kota, perbaikan dan normalisasi saluran air, serta pembangunan menuju terealisasinya program water front city,” tambah Wali Kota.

“Pembinaan dan support kepada kelompok-kelompok usaha masyarakat dilakukan oleh pemerintah secara rutin dan berkelanjutan, baik di bidang peternakan, perikanan, koperasi maupun usaha kecil dan mikro. Pembekalan keterampilan dengan memanfaatkan  potensi lokal beberapa peningkatan dapat dilihat pada infra struktur dan supra struktur kota, pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, perikanan, peternakan, perdagangan, dan industri,” jelas Wali Kota.

Bidang Lain

Lebih dari itu di sektor pembangunan manusia, Pemerintah Kota Tegal tetap memberikan perhatian penuh terhadap pelaksanaan pendidikan di Kota Tegal. Pendidikan dari tingkat usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, hingga pendidikan tinggi. peningkatan besaran bantuan operasional sekolah (bos) selalu di upayakan kepada Pemerintah Pusat, agar masyarakat, khususnya yang kurang beruntung tidak lagi direpotkan oleh biaya sekolah anak-anaknya, Walikota menjelaskan.

Pemerintah Kota Tegal juga tidak lupa dengan peningkatan prestasi olah raga,  menyelenggarakan beragam pelatihan untuk masyarakat usia produktif. dari mulai pelatihan menjahit, salon, montir, servis elektronik, dan lain sebagainya.

Di bidang spiritual keagamaan, Pemerintah Kota Tegal selalu mensupport kegiatan keagamaan dan kegiatan budaya berbasis keagamaan. Lebih lanjut dijelaskan oleh Wali Kota untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat berpenghasilan rendah (mbr), beberapa program pemerintah pusat telah direalisasi dengan baik oleh Pemerintah Kota Tegal.

“Program keluarga harapan yang merupakan metamorfosa dari beberapa program bantuan tunai, telah dilaksanakan dengan baik, dan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya. bantuan belanja kebutuhan pokok melalui warung elektronik gotong royong (e-warong) sungguh sangat menolong penerima manfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Wali Kota.

“Pembangunan rusunawa yang menyediakan kebutuhan papan bagi mbr disambut antusias masyarakat, selain itu Pemerintah Kota juga tetap mempertahankan program bantuan rumah tidak layak huni (rtlh). dimana bantuan ini untuk renovasi rumah yang tidak layak huni. sehingga kelak tidak ada lagi rumah yang tidak layak huni di wilayah Kota Tegal,” ucap Wali Kota.

“Di bidang pelayanan umum dan perijinan, Pemerintah Kota Tegal tetap mempertahankan  efisiensi dan efektifitas pelayanan melalui pola one stop service. bahkan beberapa jenis perijinan sudah di limpahkan ke Kecamatan melalui program paten. hal ini untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memudahkan masyarakat memperoleh layanan perijinan,” tambah Wali Kota.

“Yang terpenting adalah semua yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tegal, semata hanya untuk kesejahteraan masyarakat Kota Tegal. untuk itu kami selalu mengharapkan dukungan dan kerjasama seluruh masyarakat Kota Tegal dalam pelaksanaan pembangunan yang berkelanjutan. semoga kota tegal akan selalu berkembang dan maju dari hari ke hari.dirgahayu kota tegal..! hayuh terus mbangun aja nganti mandeg..!” pungkas Wali Kota.

Pemain

Sementara itu dalam tausiahnya Drs. KH. Suwarso, M.Pd, pimpinan Ponpes Al Istiqomah Keturen mengungkapkan bahwa sudah saatnya kita menjadi pemain dalam membangun Kota Tegal bukan hanya jadi penonton,

“Jadilah Pemain, Apapun peran saudara saudara sekalian dalam pembangunan, karena jika jadi pemain maka kitalah yang akan mendapatkan hasilnya. Kunci masyarakat yang berhasil kuncinya adalah menjadikan masyarakat Kota Tegal yang beriman kepada Allah SWT, Insyaallah akan sukses menjadi masyarkat yang sejahtera lahir dan batin,”ucap Suwarso.

Acara  dimeriahkan dengan penyerahan hadiah oleh Walikota Tegal secara langsung kepada yang berhak menerima mulai dari juara lomba Mural, Senam Gemu Famire, Lomba Daiyah, Kelurahan berprestasi dan lain sebagainya.

Dalam kesempatan itu juga diberikan bantuan secara pribadi dari Wali Kota Tegal berupa alat bantu dengar dan Kursi roda kepada para disabilitas, dan lima buah sepeda. Acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Wali Kota Tegal dan dilanjutkan dengan makan bersama.

(Andika Primasiwi / CN26 / SM Network)

FUENTE:

http://berita.suaramerdeka.com/tasyukuran-hari-jadi-kota-tegal-ke-437-tahun-berjalan-meriah/