Buscador de Noticias Mundial. La mas completa informacion para todos los usuarios en todos los idiomas.



Sekbang TNI Skadik 104 Latihan Survival di Waduk Sempor

LATIHAN SURVIVAL: Helikopter Super Puma terbang rendah untuk menerjunkan pasukan penolong dalam latihan survival Sekbang PSDP TNI Skadik 104 Lanud Adisucipto Yogyakarta di Waduk Sempor, Kebumen. (Foto suaramerdeka.com/Supriyanto)

LATIHAN SURVIVAL: Helikopter Super Puma terbang rendah untuk menerjunkan pasukan penolong dalam latihan survival Sekbang PSDP TNI Skadik 104 Lanud Adisucipto Yogyakarta di Waduk Sempor, Kebumen. (Foto suaramerdeka.com/Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com – Sekolah Penerbang (Sekbang) Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) TNI Skadron Pendidikan (Skadik) 104 Lanud Adisucipto Yogyakarta menggelar latihan survival dasar di kawasan Waduk Sempor, Kebumen. Sebanyak 19 orang calon penerbang mengikuti latihan yang akan berlangsung selama empat hari yakni 17-20 April mendatang.

Latihan tersebut melibatkan dua unit pesawat KT-1 Wongbee dan helikopter super puma. Dalam latihan tersebut disimulasikan pesawat TNI jatuh di lautan dan pilot harus bertahan hidup di air. Termasuk bagaimana strategi menghindari serangan musuh dari udara.

Dua pesawat jenis KT-1 Wongbee terbang rendah yang diasumsikan sebagai pesawat musuh. Saat pesawat datang, para peserta survival menghilang dengan cara membalik perahu. Setelah itu, sebuah heli super pula melakukan penjemputan para peserta latihan.

Adegan latihan saat peserta dievakuasi oleh regu penolong dengan ditarik menggunakan tali cukup mendebarkan. Latihan survival tersebut juga menjadi tontonan langkah para pengunjung objek wisata Waduk Sempor. Bahkan secara khusus murid SD belajar di luar kelas untuk menyaksikan pelaksanaan latihan.

Survival Darat

Komandan Skadik 104 Lanud Adisucipto Yogyakarta Letkol Didik Setiya N selaku Komandan Latihan (Danlat) menjelaskan, selain latihan survival air, para calon penerbang juga mengikuti survival di darat. Peserta nantinya akan berjalan kaki hingga ke Lanud Jenderal Soedirman Purbalingga dengan menempuh jarak sekitar 20 km.

“Selama jalan kaki, para peserta juga mengikuti berbagai latihan mulai pendadakan, latihan menembak, hingga halibox dan droping logistik,” ujarnya.

Dia menjelaskan,Sekbang PSDP TNI merupakan salah satu macam pendidikan pertama perwira bagi warga negara terpilih lulusan SLTA untuk menjadi prajurit TNI/Polri. Lulusan Sekbang PSDP TNI diangkat menjadi prajurit TNI berpangkat Letnan Dua dan menjalankan ikatan dinas pertama untuk jangka waktu selama 10 tahun.

“Selanjutnya mereka diberikan pilihan untuk tetap berkarier di TNI atau mengakhiri ikatan dinas,” ujarnya.

(Supriyanto/CN19/SMNetwork)

FUENTE:

http://berita.suaramerdeka.com/sekbang-tni-skadik-104-latihan-survival-di-waduk-sempor/