Buscador de Noticias Mundial. La mas completa informacion para todos los usuarios en todos los idiomas.



Tahun Depan, Seluruh SMP Didorong Gelar UNBK

SEMARANG – Ujian Nasional (UN) tingkat SMP, Senin (8/4) berakhir. Dari pantauan ke sejumlah sekolah tidak ada kendala berarti. Pemadaman listrik yang sempat dikhawatirkan juga tidak terjadi. Terlebih setiap sekolah sudah menyiapkan genset dan server cadangan. ’’Pelaksanaan UN baik yang berbasis komputer maupun pensil dan kertas berjalan lancar dan tidak ada kendala apa pun,’’ ungkap Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Se-Kota Semarang Kota Semarang Setyo Budi, kemarin.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bunyamin menyatakan, pihaknya akan mendorong agar seluruh SMPkhususnya SMP Negeri untuk bisa menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Meski UN tahun ini sudah 88 persen sekolah menggelar UNBK atau 176 sekolah, namun masih ada 47 sekolah yang masih menggunakan UN Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). ’’Kami akan mendorong sekaligus memberikan bantuan apa yang dibutuhkan agar SMP khususnya yang negeri bisa melaksanakan UNBK. Sebanyak 47 sekolah yang belum bisa melaksanakan UNBK tersebut sebagian besar adalah sekolahsekolah swasta yang kondisi sarana dan prasarananya memang tidak memungkinkan,’’jelasnya.

Ia menjelaskan, bahwa terkait bantuan yang akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan, akan dilakukan secara bertahap. Misalnya kebutuhan komputer, server dan sarana pendukung lainnya seperti genset. ’’Untuk sekolah swasta yang telah berani selenggarakan UNBK dengan menginduk, nanti kalau ada permohonan ke kami juga akan menjadi perhatian,î jelasnya.Beberapa pengelola sekolah swasta yang ditemui menyatakan tetap memiliki semangat untuk bisa melaksanakan UNBK sama seperti sekolahsekolah yang lain di Semarang.

Tetap Berharap

Oleh sebab itu, pengelola akan berupaya membenahi sarana dan prasarana di sekolah masing- masing agar tahun depan dapat menggelar ujian nasional tersebut secara mandiri. Salah satunya adalah MTs Al Hidayah di Desel, Sadeng, Kecamatan Gunungpati.

Kepala Tata Usaha (TU) Madrasah setempat, Dony Setiawan menyatakan, karena sarana dan prasarana di madrasah seperti komputer dan server, belum memadai untuk UNBK, ujian nasional terpaksa masih dilaksanakan menggunakan sistem UNKP. Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Pancasila Semarang Agus Mahardika menyatakan pesimistis tahun depan bisa melaksanakan UNBK.

Sekolah yang berlokasi di Jl Brigjen Katamso Semarang memang tidak memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk menggelar UNBK. ’’Ya kami tetap berharap, tetapi kelihatannya tidak memungkinkan, tahun depan sekalipun,’’ kata Agus. (G2,K23-63)

FUENTE:

http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/tahun-depan-seluruh-smp-didorong-gelar-unbk/